My Travel Diary

Solusi Untuk Mata Kering? Pakai Insto Dry Eyes!

 

Setelah trip saya dan suami beberapa bulan yang lalu selesai, rasanya masih gak percaya kalau kita berhasil merancang itinerary trip sendiri dalam waktu yang singkat untuk durasi trip selama dua minggu. Dalam waktu singkat itu pula, saya ngebut booking hotel di beberapa Negara secara online, rajin mantau pergerakan harga tiket kereta di Eropa, bahkan berkali-kali mengubah tujuan kota dan schedulenya demi bisa dapat tiket kereta dengan harga yang affordable. Tidak jarang pula kami tidur jam 2 pagi, melototin komputer untuk rombak rute, cari alternatif yang paling efektif dan efisien.

  yes, we made it, yay!

Belasan tahun yang lalu, tentu tidak pernah terbayangkan bagi sebagian orang bahwa kita bisa belanja kebutuhan sehari-hari hanya melalui HP. Sekarang, tidak hanya belanja saja, sudah banyak sekali yang bisa kita lakukan dari HP dan PC secara online. Mulai dari memesan tiket transportasi, memesan penginapan, memesan taksi dan ojek online, membantu kita merancang itinerary liburan dengan referensi dari social media, berjualan online, belajar memasak dari youtube, main games online yang bikin kecanduan, melakukan pembayaran atau transaksi bank lainnya, mengirim barang dan dokumen secara instant melalui kurir yang bisa dipesan secara online, menonton serial TV favorit atau marathon nonton drama korea dari HP dan bahkan berjualan dan bekerja pun sekarang sudah banyak yang melakukannya via HP. Contohnya seperti kantor saya sekarang ini, kalau saya cuti pun saya masih bisa melihat surat-surat yang masuk atau surat keluar pada system e-correspondences di kantor.

Survey penggunaan ponsel dan internet di Indonesia. (Sumber dari websindo.com dan wearesocial.com)

Seperti info yang saya dapatkan dari wearesocial.com bahwa dari 268.2 juta penduduk indonesia, sebanyak 150 juta jiwa tercatat sebagai pengguna aktif internet dan media social. Memang tidak dapat dipungkiri, di era digital seperti sekarang, banyak sekali kemudahan yang bisa kita rasakan sekarang ini. Berkahnya, semua sudah bisa kita lakukan secara online via smartphone maupun PC.

Namun, tanpa disadari ada konsekuensi yang harus kita waspadai atas semua kemudahan itu, yaitu kesehatan mata kita. Sadar gak sih kalau semua kemudahan digital yang saya sebutkan di atas tadi, membuat mata kita terlalu sering terpapar sinar layar komputer dan HP?. Seberapa banyak dari kita yang sadar kalau dampak dari terlalu lama terpaparnya mata kita terhadap sinar dari layar komputer dan HP tersebut dapat menyebabkan gangguan pada penglihatan yang sering disepelekan seperti mata pegel, sepet dan perih sehingga dapat menyebabkan mata kering.

 

Kesehatan mata pada Era Digital

Berbekal info yang saya ambil dari medcom.id, bahwa sebuah survey telah dilaksanakan oleh Philips Lighting yang mengambil sampel pada 8000 orang dewasa dari sebelas Negara untuk mengetahui seberapa banyak orang yang memikirkan kenyamanan pada indera penglihatan. Hasil survey tersebut menyimpulkan bahwa hanya 42 persen partisipan survey yang memikirkan pencahayaan terbaik untuk mata walaupun rata-rata menghabiskan lebih dari enam jam sehari di depan computer.

Nah, sekarang sudah saatnya nih kita lebih aware lagi akan kesehatan mata kita, kali ini saya akan membahas tentang mata kering yang (saya yakin) sering diabaikan oleh kita  sebagai pengguna setia internet dan social media.

Ada banyak faktor penyebab dry eyes atau penyebab mata kering, saya akan ceritakan beberapa faktor penyebab mata kering terutama yang pernah dan sering saya alami.

Kondisi cuaca dan lingkungan. Mata kering karena cuaca pasti sering sekali dialami sama yang suka traveling dengan kondisi cuaca ekstrim atau kondisi cuaca yang tidak normal, seperti terpapar angin kencang dan polusi dari asap knalpot di jalan. Saya sendiri pernah mengalaminya ketika traveling dengan menggunakan motor untuk keliling kota Phuket. Waktu itu karena ingin menikmati pemandangan, saya malas menutup kaca helm sehingga mata terus-terusan terpapar angin kencang, debu, polusi dan asap kendaraan yang mengakibatkan mata saya perih dan sepet. Celakanya lagi, waktu itu saya abaikan dan saya kucek-kucek mata ketika mata sepet, sehingga kondisinya semakin parah. Alih-alih membaik, malah semakin mengganggu penglihatan yang menyebabkan saya harus menutup satu mata dengan menggunakan tissue selama naik motor, karena mata semakin perih ketika dibuka.

kenang-kenangan penglihatan terganggu karena kering dan bertambah buruk jadi iritasi

Suhu lingkungan. Penyebab pada kategori ini bisa dibilang yang paling sering kita alami tanpa kita sadari karena terjadi di keseharian kita. Bagi pekerja kantoran yang menghabiskan rata-rata 8 jam di ruangan ber-AC, pasti mata terpapar udara dingin secara terus menerus. Udara yang terlalu dingin dapat memicu mata semakin kering karena menguapnya simpanan air di dalam mata kita. Bagi wanita, ternyata pemakaian hair dryer juga dapat menyebabkan mata kering lho, karena mata terpapar udara panas yang dihasilkan dari hair dryer.

Aktivitas. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas tadi, ada sederet aktivitas yang kita lakukan sehari-hari yang turut andil dalam menyebabkan mata kering, seperti terlalu lama terpapar sinar dari layar hp dan komputer, terlalu lama terpapar sinar dari layar televisi (penting nih terutama bagi penganut marathon drama korea atau serial TV), penggunaan dan perawatan soft lense yang kurang tepat, merokok yang asapnya tentu saja juga dapat menyebabkan mata kering dan terlalu lama membaca dengan kondisi ruangan yang kurang terang.

 

Setelah mengetahui hal-hal yang dapat menyebabkan mata kering, maka kita perlu waspada terhadap gejala dry eyes atau gejala mata kering, gejala-gejalanya yang mungkin sering sekali kita alami namun kerap kali diabaikan.

Mata Pegel. Beberapa gejala mata kering adalah merasakan tidak nyaman pada mata seperti mata pegel. Saya sendiri sering menyipitkan mata ketika sudah terlalu lama bekerja di depan layar komputer. Nah, bisa jadi tanpa sadar saat itu mata pegel, sehingga penglihatan kadang berbayang dan buram, lalu kita reflek menyipitkan mata.

Mata Lelah. Sebagai pengguna social media, saya sering banget sebelum tidur mata masih akrab sama layar hp dengan penerangan kamar hanya sebatas lampu tidur, kadang sampai mata terasa berpasir dan terasa ada yang mengganjal sampai saya harus mengedip-ngedip kan dan memejamkan mata beberapa detik. Dalam kondisi ini, sebenarnya mata kita dipaksa bekerja keras karena kondisi penerangan ruangan yang kurang terang, sehingga mata lelah. Gejala mata lelah inilah yang biasanya akan diikuti dengan mata kering.

Mata Perih. Gejala lainnya yang patut diwaspadai adalah ketika mulai merasakan mata perih. Sebagai contoh, selain asap rokok, polusi udara yang menjadi penyebab mata perih dikarenakan buruknya kualitas udara dapat meningkatkan penguapan air mata dan membuat mata iritasi sehingga mata menjadi perih.

Apakah kondisi mata kering bisa dicegah? Tentu aja bisa! Hanya saja, selama ini mungkin kita kurang perhatian sama kesehatan mata jadi malas mencari tahu info yang bermanfaat bagi kesehatan mata kita sendiri. Berikut ini yuk kita simak beberapa pencegahan mata kering:

  1. Bagi pekerja kantoran yang waktunya lebih sering berada di depan layar monitor komputer, sadarlah bahwa mata kita butuh istirahat. Kita harus membiasakan untuk memberikan waktu istirahat bagi mata kita dalam rentang waktu tertentu. Misalnya, setiap 20 menit, alihkan mata dari pandangan ke layar monitor seperti melihat benda yang agak jauh atau benda yang berada di luar jendela (atau minimal 20 feet/6 meter) selama 20 detik. Cara ini juga sering disebut dengan metode 20-20-20.
  2. Kalau traveling, saya gak pernah lupa bawa sunglasses atau kacamata hitam. Ternyata selain buat gaya aja, sunglasess bisa untuk melindungi mata kita dari paparan debu dan polusi
  3. Selalu menjaga kebersihan mata termasuk menggunakan dan merawat soft lense sesuai dengan aturan yang benar dan tepat

 

Kalau sudah terlanjur mengalami mata kering bagaimana?. Belajar dari pengalaman, sekarang saya selalu sedia Insto Dry Eyes di dalam tas. Kemana pun selalu saya bawa apalagi ketika saya sedang traveling. Mengenang kembali saat mata saya terluka sewaktu keliling Phuket karena naik motor tanpa menutup kaca helm dan menggunakan kacamata, sehingga terpapar angin kencang, debu dan polusi. Panik banget saat mata mulai perih, terasa kasat karena mata kering dan bener-bener gak nyaman. Akhirnya mencoba cari apotik di sekitar Phuket untuk mencari obat tetes mata, tapi harus bersusah payah pakai bahasa wakanda dulu dengan petugas apotek. Belum lagi deg-degan karena waktu itu gak yakin apakah obat yang dibeli itu aman atau tidak.  Semenjak itu saya kapok dan selalu sedia Insto Dry Eyes sebagai solusi mata kering.

Insto Dry Eyes obat tetes mata kering

Insto Dry Eyes ini memang cocok banget untuk mengatasi gejala mata kering, karena komposisinya mengandung bahan aktif yang bisa mengatasi kekeringan pada mata kita. Saat melakukan pekerjaan kantor yang menuntut saya harus menatap monitor PC dari jam 7 hingga jam 4 sore, saya tidak menunda untuk segera meneteskan Insto Dry Eyes pada mata jika gejala mata kering sudah mulai muncul, karena Insto Dry Eyes ini juga berfungsi sebagai pelumas pada mata. Biasanya, kalau sudah seharian di depan komputer, saya cukup teteskan 1 hingga 2 tetes pada setiap mata, 3 kali sehari (sesuai aturan pemakaian yang dianjurkan pada kemasan).

Insto Dry Eyes sebagai solusi mata kering, wajib dibawa kemana-mana

Kemasannya yang mini, membuat insto praktis banget untuk dibawa kemana-mana, bisa diselipin di kantong atau di pouch kosmetik kesayangan. Selain itu, Insto Dry Eyes juga memiliki kandungan bahan aktif yang dapat membunuh bakteri, jadi memang pas banget untuk saya yang sehari-hari menggunakan kendaraan umum, ojek online hingga busway.

Jadi, sekarang gak khawatir lagi sama mata kering!

Dry eye education, Insto Dry Eyes untuk mencegah dan mengatasi mata kering

Mata adalah jendela dunia. Ungkapan yang begitu tepat karena indera penglihatan memang mendominasi dalam kegiatan kita sehari-hari. Namun sepertinya ungkapan tersebut sering kita menganggapnya seperti ‘angin lewat’ karena faktanya kita sering menyepelekan kesehatan mata. Agar mata harus tetap sehat di era digital, lindungilah mata kita sedini mungkin dan jangan lupa segera sedia Insto Dry Eyes ya!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *