Wahana Harry Potter di Universal Studio Japan (Osaka) : My Magical Day!

Disclaimer notice :

postingan ini akan sangat membosankan jika pembaca bukan penggemar Harry Potter ūüėÄ

Cerita hari terkahir di Jepaang (finally!!)
Saya dan teman-teman sengaja mendedikasikan hari terakhir khusus untuk berkunjung ke Harry Potter di Universal Studio Jepang (USJ). Sebenarnya ya, yang ngefans sama Harry Potter cuma saya aja :D, tapi beruntung lah <em>travel mates</em> baik-baik hatinya, jadi pada setuju ke USJ seharian di hari terakhir. Padahal, saya sendirian ke sini juga sama sekali gak keberatan. Pun kami harus merelakan uang kami melayang demi membeli tiket USJ yang bisa buat makan anak kos selama sebulan bahahah..

Untuk kenyamanan waktu dan dompet, juga tentunya kebahagiaan serta kepuasan batin, saya ada tips-tips sedikit yang mungkin berguna bagi yang berencana ke USJ.

*pasang iket kepala*

Cara ke Universal Studio Japan

Di hari terkahir ini, sengaja kami tidak membeli tiket pass subway, karena ke USJ itu (bagi kami yang tidak punya tiket shinkansen) tidak bisa pake one day ticket (subway). Perlu diingat, bahwa station pemberhentian menuju USJ adalah Universal City Station. Jadi dari kalau Osaka Namba ke Nishikujo Station, lalu lanjut ke Universal City Station. Untuk selengkapnya bisa lihat map berikut ini ya, atau bisa cek di Hyperdia.com

universal-studio-japan-osaka-3

Peta / Cara ke Universal Studio Japan – pic from google

 Start perjalanan jam 8 pagi dengan harapan sebelum USJ buka jam 10.00, kita udah di lokasi (cek operation hours di sini ). Suasana Osaka pagi itu udah bikin berat hati ninggalinnya (karena malam hari harus balik ke Jakarta). Walau anginnya dingin, tapi langitnya biru cerah. Suasana station subway sudah terlihat sibuk. Tapi gak bosen-bosennya merhatiin wanita jepun yang cancik-cancik.. mungkin kalau saya terlahir jadi wanita jepun, saya gak bakalan pakai make-up secuil pun ke kantor (saking mukanya udah berkilauan dengan pink sedikit merona di kedua pipinya). Dari Osaka Namba, kami beli one way tiket seharga 800 yen ke Nishikujo Station. Lalu dilanjutkan naik JR Yumesaki Line seharga 160 yen.

dsc_5814

Busy day in Osaka

Hati saya pun sudah riang gembira banget. Meski ada satu yang bikin deg-degan yaitu : Belum beli tiket USJ T_T . Tapi  toh saya yakin dalam hati, karena saat itu bukan musim liburan, jadi pasti dapet lah tiketnya.

Akhirnya kami berhasil sampai USJ tanpa ada kejadian ‘nyasar’ yang keterlaluan. Jadi waktu sampai di USJ, masih 09.30. Tapi, apakah suasana masih sepi (seperti yang diharapkan) ?

Tentu saja tidak. Ternyata tidak peduli musim libur atau bukan, hari minggu atau hari kerja, pengunjung USJ bukan main ramainya. Saya sempet kaget, liat kumpulan rombongan yang berbondong-bondong kaya lagi pada lempar jumrah menuju loket. Dan antriannya itu, beuuuhh.. bikin hati beta ciut, jendral! Hampir sebagian besar antrian dipadati oleh anak-anak sekolah dan mereka (tentunya) banyak yang sudah memakai jubah Harry Potter. Ih gemes.. pengen nyubit :D.

Jadi tips pertama :¬†Datanglah lebih awal satu jam. *silahkan bilang saya lebay ūüėÄ

Tapi jangan seneng dulu, beberapa pikiran buruk nan konyol pun muncul : Gimana kalau tiket terjual habis? Dan sisanya yang tidak dapat tiket tidak boleh masuk? (waktu mikir gini di antrian loket, rasanya pengen mudik aja ke Bekasi kalau sampai tidak jadi ke Harry Potter).

Bagi yang tidak mau mengambil resiko seperti saya, tiket USJ bisa banget dibeli dari Jakarta, biasanya tersedia di banyak travel agent. Alternatif lain, beli di Lawson terdekat di Jepang, begitu sampai di Jepang. Di Lawson bisa dibeli di sebuah mesin yang mirip sama ATM dan bisa minta bantuan kasir untuk belinya (untuk jaga-jaga, di google <em>translate</em> dulu ya pertanyaan ke dalam bahasa Jepang, karena tidak banyak penduduk di sana yang bisa berbahasa Inggris). Believe me, beli tiket di USJ nya langsung, bakal stress lihat antriannya.

Tips Kedua  Beli tiket sebelum hari H

Untuk tiket USJ nya pun ada bermacam-macam tipe lho. Selengkapnya bisa lihat di sini dulu.

Ada One Day Pass, ada Two Day Pass.

Tentunya, orang akan berfikiran : “Ah ya sudah, beli One Day Pass¬†, gak pake ribet.”

Tapi ternyata tidak juga. Untuk waktu sempit seperti saya (walaupun sudah meluangkan satu hari), tetapi kalau dipikir-pikir dengan ramai (bangetnya) USJ, pasti waktu akan habis di ngantri-ngantri-ngantri. Apalagi kalau memilih ke wahana favorit. Apalagi kalau pengen masukin semua wahana. Bisa antri berjam-jam. Kaya antrian di Dufan? ih itu sih gak ada apa-apanya. Beneran ada yang antri sampai 3 jam! Jadi waktunya akan habis di antri, bukan menikmati wahana.

Nah.. ternyata USJ juga ngasih pilihan yang oke, yaitu Universal Express Pass Ticket. Dari namanya aja udah tau dong, express alias gak pake antri! Wohoooo Tapi, ada tapinya..

Untuk One Day Pass – Express Ticket, harganya TENTU lebih mahal. Ticket tipe ini disebut Universal Express Pass 7 Ticket (bisa menikmati 7 wahana populer termasuk Harry Potter, pastinya!)

Jangan sedih dulu, walaupun harganya lebih mahal, tapi USJ mengerti banget ada turis-turis kere macam makcik penulis blog ini.. jadi USJ juga ngasih beberapa tipe pilihan Universal Express Pass Ticket, yaitu Universal Express Pass 5 (hanya lima wahana populer saja, termasuk Harry Potter) dan Universal Express Pass 3 (hanya 3 wahana populer). Harganya tentu lebih murah dari One Day Pass ticket biasa.

Keterangan jelas, bisa ditengok di sini yah

Keuntungannya apa beli tiket express? Buat yang gak bakal seharian di USJ (sampe malam), buat yang pengen naikin wahana tertentu aja tentunya lebih hemat kalau pilih Express 5. Tidak pakai antri pula!

Saya pun tadinya berniat beli Universal Express Ticket Pass 5, karena highlight saya yang utama pengen ke Harry Potter (wahana lain kebanyakan ada di Universal Studio Singapore). Sayang beribu sayang, tiketnya SOLD OUT sodara-sodara! Kebanyakan pada beli beberapa hari sebelumnya. Jadi jangan harap bisa dapat tiket express on the spot yah..

Tips Ketiga : Beli tiket sesuai kebutuhan (waktu dan dompet). Salah pilih bisa rugi (waktu + uang) , tepat memilih bisa lumayan hemat ^,^

Lanjut ya.

Setelah mules liat antrian dan hopeless karena tiket Express 5 udah sold out, ternyata masih ada sisa-sisa kebahagiaan buat neneng. Kami berhasil mendapatkan One Day Pass Ticket ^__^ .

Meskipun demikian, masih ada yang harus kami tempuh, yaitu mendapatkan register Timed Ticket  untuk masuk ke Wahana Harry Potter.

Apa sih Timed Ticket itu?

Istilah kasarnya kaya “giliran¬†masuk” ke wahana tersebut. Perlu diingat, wahana Harry Potter ini langsung menjadi wahana yang paling diminati semenjak ada di USJ. Jadi pengunjungnya selalu (terlalu) penuh. Sehingga dibuatlah Timed Ticket ini agar wahana tersebut tidak terlalu penuh dalam satu waktu. Di tiket tersebut akan tertera jadwal masuknya, setelah masuk, bebas mau dihabiskan berapa lama di dalam. Karena sebelumnya saya sudah baca-baca di blog lain sebelum berangkat, maka tindakan saya setelah masuk USJ tentu saja langsung mengantri Timed Ticket untuk masuk ke Harry Potter. Saya dapat giliran masuk jam 11.30. Yaay!! Kabar bagusnya, kalau masih pagi, kita bisa memilih pilihan waktu yang sudah disediakan.

Penjelasan dari USJ bisa diintip di sini

Tips Keempat : Setelah masuk USJ, LANGSUNG ANTRI buat ambil TIMED TICKET (apalagi untuk Harry Potter).

Timed ticket, checked! Sambil menunggu waktu, akhirnya memutuskan untuk lihat-lihat ke wahana lain. Cuaca cerah seketika berubah menjadi mendung dan akhirnya gerimis kecil. Sebenernya tidak terlalu tertarik juga liat-liat wahana lain, udah deh, rasanya waktu itu cuma pengen ke Harry Potter. Apalagi liat antrian wahana lain kayanya udah keburu males.

Ketika waktunya tiba masuk ke Harry Potter, melihat gerbangnya aja langsung merinding. Gak peduli umur yang kian renta, kalau udah ngefans ya noraknya begini ternyata ūüėÄ . Bagi pembaca setia dan koleksi buku Harry Potter, kayanya too good to be true¬†bisa masuk ke tempat ini, serasa¬†masuk ke dalam film!

Inilah yang saya rasakan ketika memasuki gerbang utama. Kayanya, saya nyengir sepanjang waktu, bagai anak kecil masuk ke toko mainan. Pertama-tama yang saya lewati adalah hutan kecil buatan, mungkin ceritanya Forbidden Forest atau Dark Forest kali yah? Di situ udah mejeng Ford Anglia milik Ron Weasly warna biru muda yang terlihat lusuh. Lampunya depannya kelap kelip dan dalam posisi menabrak pepohonan. Wah mirip¬†banget! Gak sabar pengen foto hahaha.. tapi karena antrian fotonya rame, jadi saya tinggalkan dan memutuskan untuk foto-foto terakhir aja pas pulang. Ini belom masuk banget ke area Harry Potter aja udah kegirangan banget ūüėÄ

dsc_5957

Ford Anglia punya Ron Weasly. Miriip banget!

Waktu itu hujan tipis mulai turun. Suhu mendadak lebih¬†dingin. Tapi tidak membuat semua pengunjung urung. Malah ramainya tetap saja sama. Ketika tiba saatnya memasuki gerbang Hogsmeade, saya bengong. Alunan musik orchestra seperti di film terdengar jelas. Dari kejauhan sudah nampak rumah-rumah yang atapnya dipenuhi salju yang mengendap. Meski buatan, kalau kata mbak Syahrini, bener-bener seperti terpampang nyata pemirsah! Serasa memasuki mesin waktu, tiba-tiba sudah di dunia Harry Potter beneran. Belum lagi kata sambutan yang terlihat pada gerbang Hogsmeade, “Please respect the spell limits”. Awww.. *mata berkaca-kaca, langsung pengen pelukan ama temboknya.

dsc_5946

I’m in Hogsmeade!!

dsc_0790

Hujaan T_T . Tapi tetep bahagia sepanjang hari di sini ūüėÄ <p style=”text-align: center;”>¬†Pas di dalam Hogsmeade, mata saya tambah berkaca-kaca. Hahaha.. maap ya, mbak inem emang gitu anaknya, liat langit biru atau taburan bintang di langit malam aja kadang girang *tsah, apalagi lagi ke Harry Potter..

14-dsc_5834

Seperti inilah penampakan Hogsmeade di Universal Studio Japan. Semua tokonya, bikin gemes!

Di Hogsmeade, segala macam toko-toko yang ada di film, hampir semua ada di sini. Semuanya begitu mirip! Semuanya bikin mlongo-mlongo gemetz!¬†Ada Ollivanders (menjual tongkat sihir), Honeydukes (menjual berbagai macam permen sihir dan coklat dengan berbagai macam warna), Owl Post &amp; Owlery (jual stamp,¬†postcard, stationary), Wiseacre’s Wizarding Equipment, Dervish and Banges (di sini banyak banget seragam¬†Hogwarts, ada quidditch juga), aduuh masih banyak lagi! And it was soo magical! ini aja belum masuk ke wahana utama ya, baru jalan-jalan di area Harry Potter. Dari sini udah niat harus beli pernak-pernik Harry Potter, walaupun harganya bikin dompet singset seketika.

13-dsc_5855

Wiseacre’s Wizarding Equipment – Universal Studio Japan

Hampir semua toko saya sambangi. Tapi tidak semuanya akan saya ceritakan disini hihi *abis kebanyakan kekhilafan beta membeli pernak-pernik T_T

5-dsc_5853

Ollivanders Universal Studio Japan – Pengunjung juga akan diajak untuk merasakan, gimana Harry Potter pertama kali memilih tongkat sihir (atau, tongkat sihir yang memilih Harry).

Toko pertama yang saya singgahi adalah Ollivanders yang menjual tongkat-tongkat sihir dari semua tokoh di Harry Potter. Tidak sengaja ikut antri (padahal gak tau itu antrian apaan) tidak tahunya itu antrian untuk lihat atraksi sihir, yaitu saat Harry Potter pertama kalinya beli tongkat sihir dan akhirnya tongkat sihir yang memilih Harry. Lucu banget, terasa benar-benar kaya jadi Harry Potter hehe. Dan suasana toko, miriiip banget sama yang di film, lemari-lemari yang isinya ratusan tongkat, bahkan suara gemuruh ketika tongkat diarahkan ke vas bunga sampai vas bunga tsb pecah.

6-dsc_0781

Suasana di dalam, ketika (ceritanya) pemilik toko memilihkan tongkat untuk Harry (semua pengunjung dianggap Harry hehe). – Ollivanders USJ

7-dsc_0783

Tongkat Voldemort di Ollivanders Osaka Japan. Bisa dibeli bangett!

8-dsc_0785

Tongkat tongkat sihir Harry Potter dll, harganya 3.200 yen ūüėÄ

10-img_5188

Sapu terbaang

11-dsc_0840

The Monster Book of Monster – Buku yang di dalam film, akan menggigit siapa pun yang berusaha membukanya. Di USJ, bukunya beneran bisa jalan dan matanya bisa melirik, taring di mulutnya gerak-gerak, hehe

Intinya, semua pernak pernik di toko-toko Wizarding World of Harry Potter, sungguh bikin pengen dibeli banget. Sampai “Permen Segala Rasa”¬†Bertie Bott’s aja ada! Bagi yang pengen nyoba Butterbeer (minuman Harry kalau lagi sama teman-temannya)¬†juga ada, kalau gak salah seharga 100rban *jeng jeng. Bahkan kita bisa menikmati Butterbeer di kedai The Three Broomstick, macam Harry dkk menikmati musim dingin sambil minum-minum beer.

9-dsc_5835

Butterbeer di Universal Studio Japan. Segelas butterbeer seharga 1100 yen (bonus antrian hehe). Belum lagi saya juga nemuin papan pengumuman yang isinya tentang pencarian Sirius Black sebagai buronan Azkaban. Di papan itu, gambar Sirius Black pada selembar potongan koran, benar-benar bisa bergerak, bisa lihat di sini sirius

Hogwarts Express di Universal Studio Japan. Sayang gak nemu Platform 9 3/4 nya..

Hogwarts Express di Universal Studio Japan. Sayang gak nemu Platform 9 3/4 nya..

Atraksi utama dari wahana ini apalagi kalau bukan Harry Potter and The Forbidden Journey in 4K3D yang adanya di dalam castil Hogwarts. Iya Hogwarts juga ada banget di sini!</p>

Kastil Hogwarts. MEGAH!

Kastil Hogwarts. MEGAH!

16-dsc_0774

 Kastil Hogwarts dan Black Lake. (replika black lake ini konon cuma ada di Harry Potter USJ, tidak terdapat di Harry Potter US Orlando)

dsc_5896

Boleh ya narsis di sini ūüėÄ . Liat deh, itu udah beli shawl harry potter aja, mau nabrak kek warnanya, tapi tetep dibeli :)))

Dan pas masuk kastilnya, saya terkesima sepanjang waktu selama di dalam. Semua begitu detail. begitu mirip. Bahkan lukisan-lukisan di dinding pun juga saling berbicara satu sama lain seperti di film. Foto-foto yang bergerak. Yang aneh sih ya, mereka ngomongnya dalam bahasa Jepang. Hahaha.. okay. that was awkward T_T. Bahkan ketika disambut Harry, Hermione dan Ron dalam bentuk refleksi 4D, mereka pun menyambut pengunjung dalam bahasa Jepang :D.  Ruangan Dumbledore pun sangat miriip.. membuat saya tambah mlongo. Di dalam kastil yang penerangannya temaram, pengunjung dibuat serasa benar-benar lagi di Hogwarts, belum lagi ditambah alunan musik orchestra OST Harry Potter yang terdengar di sepanjang waktu.

19-dsc_0798

Lukisan-lukisan di dalam kastil Hogwarts yang saling berbicara satu sama lain – Hogwarts Universal Studio Japan

(ceritanya) Terkesima

(ceritanya) Terkesima

21-dsc_0812

Suasana di dalam kelas Black Magic – Harry Potter Universal Studio Jepang

22-dsc_0807

Dumbledore’s room – Universal Studio Jepang

23-dsc_0822

Harry’s Uniform

Ketika tiba saatnya ke Harry Potter and The Forbidden Journey, antrian keliatan panjaang banget. Tapi masuk sini WAJIB hukumnya! Karena pengunjung akan terbawa seakan-akan sedang menaiki sapu terbang dan dikejar-kejar oleh Dementor. Mengelilingi lapangan quidditch berkejar-kejaran dengan Malfoy dilengkapi hembusan angin sungguhan. Malah, kita bakalan ngerasain hawa panas dari api sungguhan ketika naga menghembuskan kobaran api. Ah.. pokoknya wajib kesini ya! Nanti akan terasa bahwa antriannya akan sepadan dengan pengalaman wahana Harry Potter &amp; The Forbidden Journey 4K3D

Udah gitu aja? Masih Adaa ūüėÄ

Setelah keluar dari wahana, pengunjung akan sampai di toko souvenir Harry Potter. Yasalam.. godaan dompet masih berlapis-lapis ternyata. Dijamin, Potterhead bakalan nahan pingsan di sini. Gimana enggak? dari segala gantungan kunci berbentuk ford anglia, hogwarts express, dobby, phoenix, dll dll semua ada. Jubah Gryffindor yang harganya hampir dua juta juga ada! Shawl Gryffindor, Slytherin, dll juga ada. Sapu terbang? ada! Semuaa souvenir berbau Harry Potter ini bakalan bikin isi dompet ludes sampe dompet bisa dijadiin peci. Hahaha..

Secara khilaf, saya membeli satu handphone case berbentu koper Hogwarts, gantungan kunci ford anglia biru, shawl Gryffindor (yang gak bisa dipake lagi karena warnanya gonjreng) dan dibeliin cookies yang bungkusnya adalah kaleng lucu berbentuk Hogwarts Express. Gak hanya kalengnya aja lucu, isinya ENAKKKK minta ampun.

Sorting Had : Harry said, "not slytherin.. not slytherin.." : D

Sorting Had : Harry said, “not slytherin.. not slytherin..” : D

dsc_0833

Lihatlah belanjaan Inem T_T

img_5218

Kunjungan ke Harry Potter menutup perjalanan saya ke Jepang dengan sempurna. Berharap bisa ke sini lagi, foto-foto sama Hedwig dan yang lain yang belum sempat disambangi..

Sebagai penutup, Tips kelima adalah : Jagalah isi dompet anda baik-baik, jaga iman untuk tidak gampang tergoda membeli pernak-pernik Harry Potter.

————————————————————————————————————————
Tulisan saya tentang Harry Potter alhamdulillah dimuat di Majalah Anakku edisi bulan November 2015. Artikel bisa di download lho di App Store atau Google Play, gratis! Redaksi majalah Anakku baik banget, ketika saya kirim tulisan, langsung di balas kalau tulisan akan dimuat bulan November.

Dimuatnya lebih dari 7 halaman, itu pun ternyata banyak yang diedit sama editor, mungkin karena tulisan saya terlalu bertele-tele hihi..

Buat yang suka nulis artikel traveling, boleh dicoba kirim tulisan ke Anakku (terlebih lagi kalau pengalaman travelingnya cocok untuk anak-anak). Bisa langsung kirim ke redaksi@anakku.net . Good Luck!

Facebook Comments

4 thoughts on “Wahana Harry Potter di Universal Studio Japan (Osaka) : My Magical Day!

  1. Meidi

    FIXED kalo aku yang mampir USJ pasti beneran harus beli 2 days pass, hahahahaha aku bisa setengah hari sendiri sepertinya di areal Harry potternya kak *kekepin dompet* *eh tapi ujung2nya pasti belanja juga* *nangis darah*

    1. neng ayu Post author

      kalo fans Harry Potter bukan setengah hari lagi lah kaak, dijamin seharian guling-guling di depan castil hahaha.. jangan lupa sediain duit yang banyak buat kalap di toko pernak-perniknya yaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *